Senyum bahagia.“Abi…!” bisiknya pelan dan girang. Link Bokep Motorku sudah sampai di tempat isteriku mengaji. Sedang aku terlalu sering ngomel dan menuntut isteri dengan sesuatu yang ia tak dapat melakukannya. Lalu segera kuambil sandal jepit kumal yang tertindih sepatu indah itu. Perih nian rasanya hati ini, kenapa baru sekarang sadar bahwa aku tak pernah memperhatikan isteriku. Kalau sudah begitu, aku yakin pasti air matanya merebak.*******Sepekan sudah aku ke luar kota. Piring-piring kotor berpesta-pora di dapur, dan cucian, wouw! Penantianku berakhir ketika sesosok tubuh berabaya gelap dan berjilbab hitam melintas. Lalu segera kuambil sandal jepit kumal yang tertindih sepatu indah itu. Apalagi ditambah berdesak-desakan dalam dengan suasana panas menyengat.




















