“Mantap nih…”, balas Florensia.Beberapa menit kemudian setelah mereka puas menggunakan mulut dan tangan Karen untuk mengoral penis mereka bergantian, mereka pun mengambil scene baru. Sedangkan Guntur dan Fahmi kini mendekati Karen. Bokep STW Guntur menggerakkan penisnya masuk dan keluar dari mulut Karen. Dinding vaginanya sudah terluka, perih terasa baginya, bahkan cairan kemerahan seperti darah mulai bercucuran keluar sedikit demi sedikit.Satu jam sudah Karen disetubuhi tanpa break, ia pun mulai lelah, terdengar nafasnya yang terengah-engah. Karen memang berpenampilan oke, dengan tinggi yang cukup di atas rata-rata dan wajahnya yang cukup cantik, ia memang cocok menjadi model, hanya saja kulitnya tidak putih, warna sawo matang itu menjadi nilai kurangnya. “Tenang aja say, tar malam liat ada transferan masuk ga…”, balas Florensia. Tanpa pikir panjang, Karen langsung menyanggupinya.Dengan iming-iming gaji yang besar, di mana Karen akan dibayar dengan bayaran yang lumayan perphotonya.




















