Namun orang itu lebih kuat, ia melepaskan rok yang kukenakan. Bokep Tante Kebingungan-kebingungan terus-menerus menyelimuti benakku. Elu punya toket bagus gini kok tidak bilang-bilang, Mer! Antara sadar dan tidak sadar, kulihat temanku itu tersenyum. Aku tidak tahu secara pasti, siapa ayah dari anak yang sekarang ada di kandunganku ini. Aku dibilang anak dari keluarga broken home sepertinya tidak bisa, walaupun ayah dan ibuku bercerai saat aku baru saja diterima di perguruan tinggi. Yang gue tau cuma papa gue kimpoi sama nenek tua, mama elu!”“Rio!”“Elu kan cewek, Mer. Mereka berdua beberapa kali mulai bersikap kurang ajar terhadapku, terutama Rio. Enak kan?”Aku mengangguk. Lalu diciuminya bagian telinga dan leherku. Enak kan?”Aku mengangguk. Setelah itu aku kapok. Ia hanya memandangi kewanitaanku yang belum banyak ditumbuhi bulu sambil menelan air liurnya. Rio mematuhi perintah ayahnya. Temanku itu mulai menyelusupkan tangannya ke balik celana dalamku yang berwarna kuning muda.




















