Setelah batang penisku masuk semua, aku diamkan beberapa detik,“Kog berhenti kenapa mas?’ tanyanya.“Aku ingin menikmati rasa ini dulu Farah” jawabku.Setelah beberapa saat, aku mulai menggerakan pinggul perlahan, maju mundur dengan tempo yang beraturan.Lidahku menjilat puting susunya dan tanganku yang sebelah meremas-remas toketnya. Aku suka curi-curi pandang untuk melihat kecantikan wajahnya. Vidio Porno Aku suka curi-curi pandang untuk melihat kecantikan wajahnya. Langsung “Sleeeep”“Aaahhh lebih nikmat nih mas” katanya.Aku juga merasakan demikian karena sudah tak terhalang oleh perut buncitnya. Lidahnya diputar-putar dalam mulutku. Farahpun merespon ciumanku. Nafas Farah terdengar sangat memburu. Kumulai dengan obrolan kecil lama kelamaan dudukku bergeser mendekatinya. Namanya Farah, orangnya cantik, kulitnya putih bersih, tinggi badan kira-kira 165cm, berdada montok. Farahpun merespon ciumanku. Kusabuni tubuhnya dengan lembut dan daerah yang paling lama kusabuni adalah perutnya. Nikmat banget deh rasanya nikmat banget, aku harus bisa ngatur nafasku supaya aku gak keluar dulu.Tak lama tubuh Farahpun mengejang dan tanganya




















