Kurang lebih 2 jam, dan aku terbangun. Vidio Bokep kusingkap daster itu samapi pangkal pahanya.. Rupanya Mbak Aufa sampai terkencing-kencing menahan nikmat.Akibat pemandangan itu aku merasa ada yg mendesak ingin keluar dari penisku, dan segera saja kugocek Mbak Aufa sekuat tenaga dan secepat aku mampu, sampai akhirnya..“NDREEWW… AKU KELUAARR… OOHH… SAYG… MMHH… AAGGHH… UUFF…”, Mbak Aufa menjerit dan mengerang tidak karuan sambil mengejang-ngejang.Bola matanya tampak memutih, dan aku merasa jepitan di penisku begitu kuat. Seketika dia begitu terkejut dan secara refleks menampar pipiku. dan.. Mbak Aufa begitu rakus melumat penisku yg ukurannya biasa-biasa saja. Rupanya, tensinya sudah mulai menurun.Akhirnya aku main PS di ruang tengah. Akhirnya sampai juga kami di Bekasi, dan aku bersyukur karena siksaanku berakhir. Mungkin karena pengaruh lendir memek Mbak Aufa sebab pada saat yg sama aku sibuk menikmati itil dan cairan memeknya, aku jadi mudah terangsang lagi.Tiba-tiba Mbak Aufa bangun dan melepaskan dasternya.“Copot bajumu




















